Bromo mempunyai pesona alam yang sangat luar biasa, tidak akan pernah habis kekaguman kita oleh pemandangan alam yang indah. Gunung Bromo berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti Brahma atau seorang dewa yang utama, Gunung Bromo ini merupakan gunung yang masih aktif dan objek pariwisata yang sangat terkenal di wilayah Jawa Timur. Gunung bromo mempunyai ketinggian 2.400 meter di atas permukaan laut.
Selain itu juga Suku Tengger memiliki daya tarik yang luar biasa karena mereka sangat berpegang teguh pada adat istiadat dan budaya yang menjadi pedoman hidupnya. Konon Suku Tengger adalah keturunan Roro Anteng (putri Raja Majapahit) dan Joko Seger (putera Brahmana).
Sejak zaman Majapahit konon wilayah yang mereka huni adalah tempat suci, karena mereka dianggap abdi-abdi Kerajaan Majapahit. Sampai saat ini mereka masih menganut agama Hindu.
Selain itu juga Suku Tengger memiliki daya tarik yang luar biasa karena mereka sangat berpegang teguh pada adat istiadat dan budaya yang menjadi pedoman hidupnya. Konon Suku Tengger adalah keturunan Roro Anteng (putri Raja Majapahit) dan Joko Seger (putera Brahmana).
Sejak zaman Majapahit konon wilayah yang mereka huni adalah tempat suci, karena mereka dianggap abdi-abdi Kerajaan Majapahit. Sampai saat ini mereka masih menganut agama Hindu.
Pura (baca: puro bukan pure) Luhur Poten

Gunung Bromo

Transportasi menuju Puro Luhur Poten, Kuda!

Pintu gerbang Gapura

Umat Hindu sedang sembahyang atas Gunung Bromo

Puro Poten terlihat dari puncak Gunung

Sebuah sisi Puro

Pura Luhur Poten

Tampak depan

Menghaturkan sesaji (DetikFoto)

Upacara

Upacara

Bromo
0 komentar:
Posting Komentar